BEKASI UTARA, KOTA BEKASI — Suasana parkir Lapangan Kecamatan Bekasi Utara tampak berbeda sejak pagi hari. Puluhan warga, didominasi para ibu rumah tangga, berjejer rapi mengantre di sejumlah stan bahan pokok. Mereka datang dengan harapan yang sama: mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau menjelang bulan suci Ramadan.
Program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Bekasi ini menjadi angin segar di tengah kecenderungan naiknya harga bahan pokok. Beras, minyak goreng, gula, telur, hingga aneka sayur dan buah dijual dengan harga subsidi yang lebih rendah dari pasaran.
Kasie Kecamatan Bekasi Utara, H. Data, SE, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan sekaligus mengendalikan inflasi pangan menjelang Ramadan.
“Tujuan utama kegiatan ini untuk menjaga stabilitas pasokan, mengendalikan inflasi pangan, serta membantu masyarakat di tengah potensi kenaikan harga menjelang Ramadan,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Antusiasme warga begitu terasa. Siti Aminah (42), salah satu peserta yang datang sejak pukul 08.00 WIB, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.
“Alhamdulillah senang sekali. Harganya lebih murah dari pasar. Ini sangat membantu kami untuk persiapan Ramadan,” katanya sambil tersenyum usai membeli beras dan minyak goreng.
Hal senada juga disampaikan Nurhayati (50), yang menyebut kegiatan seperti ini perlu rutin dilaksanakan.
“Kalau bisa jangan hanya jelang Ramadan saja, tapi rutin. Karena kebutuhan pokok selalu naik,” ujarnya.(12/2/2026)
Kegiatan berlangsung tertib dengan pengawasan aparat dan panitia. Warga berharap Gerakan Pangan Murah ini tidak hanya menjadi agenda musiman, tetapi menjadi program berkelanjutan demi menjaga daya beli masyarakat.
Di tengah suasana kebersamaan dan semangat menyambut Ramadan, Gerakan Pangan Murah menjadi simbol nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi tantangan ekonomi, sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau bagi semua.

