Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Program MBG di SDIT Insan Mulya Tarumajaya : Suara Orang Tua, Rasa Tenang dari Rumah

Senin, 09 Februari 2026 | Februari 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-12T04:38:52Z


Tarumajaya, Bekasi — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDIT Insan Mulya, Desa Setiamulya, Kecamatan Tarumajaya, tak hanya dirasakan manfaatnya di lingkungan sekolah. Dari rumah, para orang tua turut merasakan perubahan pada anak-anak mereka—baik dari sisi kesehatan, semangat belajar, maupun suasana hati.

Salah satunya dirasakan oleh Novi Yuliani, orang tua siswa di SDIT Insan Mulya. Ia mengaku lebih tenang sejak anaknya mengikuti program makan bergizi di sekolah.

“Sebagai orang tua, saya merasa sangat terbantu. Anak saya berangkat sekolah tidak lagi dalam kondisi perut kosong, karena di sekolah sudah ada makan bergizi,” ujar Novi.

Menurutnya, perubahan terlihat jelas ketika anak pulang ke rumah. Anak tidak lagi mengeluh lemas atau lapar berlebihan, dan justru masih memiliki energi untuk belajar maupun beraktivitas.

“Biasanya pulang sekolah langsung cari makan karena lapar. Sekarang lebih santai, bahkan masih semangat mengulang pelajaran atau mengaji,” tambahnya.

Mengurangi Kekhawatiran Orang Tua

Bagi Novi, program MBG bukan sekadar bantuan makanan, tetapi juga bentuk perhatian terhadap tumbuh kembang anak. Ia menilai, kecukupan gizi sangat berpengaruh pada konsentrasi dan kesiapan anak dalam menerima pelajaran.

“Kalau anak sudah makan dengan baik, orang tua juga lebih tenang. Kami tahu anak-anak belajar dalam kondisi yang lebih sehat,” katanya.

Ia berharap program semacam ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah, khususnya di wilayah Tarumajaya dan sekitarnya.

Dukungan untuk Masa Depan Anak

Program MBG di SDIT Insan Mulya menjadi penghubung antara sekolah dan keluarga dalam memastikan hak dasar anak terpenuhi. Dari sudut pandang orang tua, kehadiran program ini memperkuat kepercayaan terhadap sekolah sebagai ruang yang tidak hanya mendidik secara akademik, tetapi juga peduli pada kebutuhan dasar siswa.

“Semoga program ini bisa terus berjalan. Karena manfaatnya benar-benar dirasakan, bukan hanya oleh anak-anak, tapi juga oleh kami para orang tua,” tutup Novi Yuliani.

×
Berita Terbaru Update