![]() |
| Waspada cuaca ekstrem |
BEKASI — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas tinggi yang dipicu oleh kenaikan suhu permukaan bumi dan dinamika cuaca global. Peringatan ini relevan bagi wilayah Bekasi yang kerap terdampak genangan dan banjir saat curah hujan ekstrem.
Dalam beberapa waktu terakhir, pola cuaca di wilayah Jabodetabek, termasuk Bekasi, menunjukkan intensitas hujan yang lebih deras dalam waktu singkat. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan banjir, angin kencang, hingga gangguan aktivitas masyarakat.
Wilayah-wilayah seperti Bekasi Utara, Tarumajaya, Tambun, hingga Cikarang termasuk kawasan yang perlu meningkatkan kesiapsiagaan, terutama di daerah dengan sistem drainase terbatas atau dekat aliran sungai.
BMKG menyebutkan bahwa peningkatan suhu permukaan bumi berkontribusi terhadap penguatan pembentukan awan hujan. Uap air yang lebih banyak di atmosfer membuat hujan turun dengan volume lebih besar dan durasi yang tidak menentu.
Menanggapi kondisi tersebut, pemerintah daerah diharapkan memperkuat langkah antisipatif, mulai dari normalisasi saluran air, pembersihan drainase, hingga sosialisasi kepada masyarakat terkait kesiapsiagaan bencana.
Sejumlah warga Bekasi mengaku mulai merasakan perubahan pola cuaca yang cukup ekstrem. Hujan deras sering turun secara tiba-tiba disertai angin kencang.
“Sekarang kalau hujan bisa sangat deras meski tidak lama. Tapi dampaknya cepat sekali bikin jalan tergenang,” ujar salah satu warga Bekasi Utara.(12/2/2026)
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk:
Menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai angin kencang
Memastikan saluran air di lingkungan rumah tidak tersumbat
Memantau informasi resmi cuaca melalui kanal BMKG
Mengurangi aktivitas di luar ruangan saat cuaca ekstrem
Dengan kondisi perubahan iklim global yang terus berlangsung, cuaca ekstrem diprediksi semakin sering terjadi. Karena itu, kesiapsiagaan bersama menjadi kunci utama meminimalkan risiko.
Pemerintah Kota dan Kabupaten Bekasi diharapkan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan mitigasi berjalan optimal, sehingga dampak cuaca ekstrem dapat ditekan dan keselamatan warga tetap terjaga.
