Di Tengah Banjir, Program MBG di Sekolah Tetap Berjalan

Bekasi - Hujan yang terus mengguyur wilayah Kampung Tambun Sungai Angke, Desa Pahlawan Setia, dalam beberapa hari terakhir tidak menyurutkan aktivitas belajar di lingkungan sekolah. Di tengah kondisi banjir dan cuaca dingin, proses belajar mengajar tetap berlangsung dengan penuh semangat.

Di MI Attaqwa 41 Attaqwa dan SMP Attaqwa 13 tambun sungai angke desa pahlawan setia, anak-anak tetap datang ke sekolah dengan wajah ceria. Meski hujan turun hampir sepanjang hari, suasana belajar tetap berjalan bersahaja, hangat, dan penuh kebersamaan.

Ketua pengelola pendidikan Attaqwa, Ustadz Syaifulloh, menegaskan bahwa kondisi cuaca tidak boleh menjadi penghalang bagi hak anak untuk belajar. Para guru tetap hadir dan mendampingi siswa dengan kesabaran, memastikan proses pembelajaran berjalan sebagaimana mestinya.

“Cuaca memang dingin dan hujan tidak berhenti, tetapi semangat anak-anak dan para guru tetap terjaga. Kami berusaha menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menenangkan,” ujarnya.(13/01/2026)

Di tengah situasi tersebut, Program MBG (Makan Bergizi Gratis) tetap berjalan dan menjadi penguat suasana sekolah. Anak-anak menikmati makanan bergizi bersama-sama, menambah kehangatan di tengah cuaca yang kurang bersahabat. Program ini membantu menjaga kondisi fisik siswa agar tetap prima selama mengikuti kegiatan belajar.


Bagi para siswa, kehadiran MBG bukan hanya soal makanan, tetapi juga rasa kebersamaan. Di sela hujan dan genangan, ruang kelas menjadi tempat berlindung yang aman—tempat belajar, bertumbuh, dan berbagi.


Kondisi ini menunjukkan bahwa pendidikan di tingkat akar rumput tetap bertahan dalam berbagai keterbatasan. Dengan pendampingan guru, dukungan lingkungan sekolah, serta keberlanjutan program MBG, kegiatan belajar mengajar di Kampung Tambun Semer terus berjalan, meski alam belum sepenuhnya bersahabat.

🗂️ Catatan Redaksi Teras Batas

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa ketahanan pendidikan tidak selalu lahir dari fasilitas besar, melainkan dari ketulusan para pendidik dan ketangguhan anak-anak. Di tengah banjir dan hujan yang terus turun, sekolah tetap menjadi ruang harapan—tempat nilai, pengetahuan, dan kepedulian tumbuh bersama.