Menemukan Ketenangan Dengan Menjaga Keseimbangan Ikhtiar Dan Tawakal

Ilustrasi gambar foto sumber gemini

Bekasi,Terasbatas.com(11/09/2026) — Di tengah cepatnya ritme kehidupan modern, kecemasan akan masa depan sering kali menjadi beban mental yang sulit dihindari. Keinginan untuk mengontrol segala hal mulai dari pencapaian karier, finansial, hingga pandangan orang lain tanpa disadari memicu stres berkepanjangan.

Menjawab persoalan tersebut, pesan klasik dari ulama abad ke-13 asal Mesir, Syekh Ibn 'Atha'illah as-Sakandari, dalam karya terkenalnya Kitab Al-Hikam, kembali menjadi pengingat yang sangat relevan.

Dalam salah satu petuah terkenalnya, beliau menuliskan:

"Istirahatkan pikiranmu dari kerisauan mengatur segalanya. Apa yang telah dijamin dan diatur oleh selainmu (Allah), tidak perlu engkau sibukkan untuk dirimu sendiri."

Melalui kalam hikmah ini, Syekh Ibn 'Atha'illah mengingatkan bahwa kepenatan jiwa sering kali timbul bukan karena kurangnya usaha, melainkan karena manusia mencoba mengambil alih hal-hal yang berada di luar batas kemampuannya.

Pesan ini membagi kewajiban manusia secara jelas: kewajiban kita adalah berikhtiar secara maksimal dengan cara yang baik, sementara hasil akhir dan jaminan rezeki adalah wilayah takdir yang wajib dipasrahkan.

Menjelang akhir pekan ini, narasi tersebut mengajak masyarakat untuk sejenak menurunkan ritme ketegangan. Ketenangan jiwa tidak didapat dari keberhasilan mengendalikan seluruh isi dunia, melainkan dari ketulusan saat berusaha dan kelapangan dada saat berserah diri.(Red TB)



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama