Bekasi - Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi kembali memicu banjir di sejumlah kawasan Bekasi Utara. Genangan air yang muncul hampir setiap musim hujan dinilai warga sebagai persoalan lama yang belum ditangani secara tuntas.
Pantauan di lapangan menunjukkan, banjir kerap merendam jalan penghubung permukiman, pasar, hingga akses menuju kawasan kerja. Akibatnya, aktivitas warga terganggu dan kemacetan tidak terhindarkan, terutama pada pagi dan sore hari.
Sejumlah warga menyebut sistem drainase yang tidak optimal serta perubahan tata ruang menjadi penyebab utama banjir terus berulang. Normalisasi saluran air yang belum merata membuat genangan bertahan lebih lama saat hujan turun.
Warga berharap pemerintah daerah tidak hanya hadir saat banjir terjadi, tetapi juga melakukan langkah pencegahan jangka panjang. Perbaikan drainase, evaluasi pembangunan, dan penataan lingkungan dinilai penting agar banjir tidak terus menjadi persoalan tahunan.
Catatan Redaksi:
Banjir bukan sekadar persoalan cuaca, melainkan cerminan tata kelola wilayah. Tanpa solusi nyata, warga akan terus menanggung dampaknya.
Tags
Lipsus
