Hujan Pagi Picu Banjir di Setiamulya–Harapan Indah, Aktivitas Warga Terganggu

 

Bekasi - Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi pada Senin pagi menyebabkan banjir di sejumlah ruas jalan utama. Genangan air terpantau di beberapa titik strategis, mulai dari kawasan Setiamulya hingga jalur menuju kawasan Harapan Indah. Kondisi tersebut mengganggu mobilitas warga, terutama pada jam berangkat kerja dan sekolah.

Pantauan di lapangan menunjukkan, genangan air menutup sebagian badan jalan dengan ketinggian bervariasi. Arus lalu lintas tersendat karena kendaraan melaju perlahan. Sejumlah pengendara sepeda motor bahkan terpaksa menepi setelah kendaraannya mogok akibat mesin terendam air.

Novi, salah satu pegawai pemerintah daerah (Pemda), mengaku harus membatalkan perjalanannya menuju kantor setelah mendapati jalur yang dilalui tidak memungkinkan untuk dilewati.

“Saya berangkat seperti biasa dari Setiamulya ke arah Harapan Indah. Tapi air sudah tinggi dan makin meluas. Akhirnya saya putuskan pulang karena tidak memungkinkan untuk lanjut ke kantor,” ujar Novi.(12/01/2026)

Menurut Novi, keputusan tersebut diambil demi keselamatan, mengingat kondisi jalan yang tertutup genangan dan banyak kendaraan lain yang mengalami kendala serupa.

Hal yang sama dialami Syahroni, pekerja swasta yang berharap bisa datang lebih awal ke tempat kerjanya. Namun, banjir yang menghadang membuat rencana tersebut gagal.
“Niatnya berangkat pagi supaya tidak terlambat. Tapi jalanan banjir, motor saya mati karena kerendam air. Pakaian juga basah kuyup, jadi saya putuskan pulang,” kata Syahroni.

Syahroni menyebut genangan air di beberapa titik terlihat tidak terlalu dalam, namun cukup untuk membuat mesin kendaraan mati mendadak. Kondisi ini membuat banyak pengendara memilih putar balik daripada memaksakan melintas.

Banjir yang terjadi pada jam sibuk pagi hari ini berdampak luas terhadap aktivitas warga. Selain pegawai yang gagal berangkat kerja, kemacetan juga terjadi karena banyak kendaraan berhenti atau bergerak sangat lambat di ruas jalan yang tergenang.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama