Kota Bekasi — Di tengah pesatnya perkembangan kuliner modern, makanan tradisional khas Betawi masih memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Salah satunya adalah sayur pucung, olahan khas berbahan dasar ikan gabus dengan kuah hitam dari kluwek yang kaya cita rasa.
Di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bekasi, terdapat sebuah warung sederhana namun cukup dikenal warga, yakni Warung Gabus Pucung Ibu Nana. Warung ini kerap menjadi tujuan warga untuk makan siang, terutama bagi penikmat masakan khas Betawi.
Beragam menu disajikan di warung tersebut, dengan sayur gabus pucung sebagai andalan utama. Cita rasa yang khas, berpadu dengan bumbu tradisional, membuat pelanggan datang silih berganti. Tak hanya warga sekitar, pengunjung dari luar daerah pun kerap menyempatkan diri mampir untuk menikmati hidangan ini.
“Alhamdulillah, sampai sekarang masih bertahan. Kami tetap menjaga ciri khas masakan Betawi, baik dari rasa maupun cara memasaknya,” ujar Ibu Nana, pemilik warung, saat ditemui.(14/01/2026)
Menurutnya, konsistensi rasa dan kesederhanaan tempat justru menjadi daya tarik tersendiri. Banyak pelanggan yang sudah menjadi langganan sejak lama, bahkan ada pula pengunjung yang datang dari jauh karena rindu dengan cita rasa sayur pucung yang otentik.
“Rata-rata yang datang bukan hanya dari sekitar sini, ada juga yang dari jauh. Mereka biasanya sengaja mampir untuk makan siang,” tambahnya.
Keberadaan Warung Gabus Pucung Ibu Nana menjadi bukti bahwa kuliner tradisional masih mampu bertahan di tengah perubahan zaman. Selain sebagai tempat makan, warung ini juga menjadi ruang kecil pelestarian budaya kuliner Betawi di Kota Bekasi.
Tags
Lipsus

