Banjir Berulang di Bekasi: Suara Warga dari Tarumajaya, Babelan, hingga Tambun

 


Kabupaten Bekasi — Hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir kembali memicu banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi. Genangan air muncul hampir bersamaan di kawasan pesisir hingga wilayah padat permukiman. Bagi warga, banjir kali ini terasa seperti pengulangan tanpa jeda.

Di Tarumajaya, Trisno, warga setempat, mengatakan banjir sudah menjadi kejadian yang sulit dipisahkan dari hujan. Air kerap masuk ke lingkungan rumah meski hujan tidak berlangsung lama.

“Sekarang hujan sebentar saja air sudah naik. Dulu nunggu berjam-jam, sekarang cepat sekali,” ujar Trisno. Menurutnya, kondisi saluran air yang dangkal dan perubahan lingkungan sekitar memperparah situasi.

Sementara itu di Cabang empat, Babelan, H. Rojalih menyebut banjir datang hampir setiap musim hujan tanpa perubahan berarti. Ia menilai, persoalan banjir tidak hanya soal curah hujan, tetapi juga tata kelola lingkungan yang belum tertangani secara menyeluruh.

“Kami bukan tidak paham hujan itu alam, tapi kalau tiap tahun begini terus, berarti ada yang salah. Warga selalu jadi yang paling dulu terdampak,” kata H. Rojalih.

Kondisi serupa dirasakan warga Tambun Utara. Abudin, salah satu warga, menyebut banjir datang berulang kali dalam waktu berdekatan. Air memang sempat surut, namun kembali naik saat hujan berikutnya turun.

“Belum sempat bersih-bersih, sudah banjir lagi. Ini seperti banjir berjilid,” ungkap Abudin. Ia berharap ada solusi jangka panjang agar warga tidak terus hidup dalam ketidakpastian setiap musim hujan tiba.

Bagi masyarakat di wilayah rawan banjir, hujan bukan lagi sekadar cuaca, melainkan tanda dimulainya kesiagaan: mengamankan barang, membatasi aktivitas, dan bersiap menghadapi dampak lanjutan seperti penyakit dan kerusakan lingkungan.

Hingga kini, warga berharap penanganan banjir tidak hanya bersifat sementara, tetapi menyentuh akar persoalan—mulai dari perbaikan drainase, pengelolaan sungai, hingga kebijakan tata ruang yang berpihak pada keselamatan lingkungan dan masyarakat.

📍 Tarumajaya – Babelan – Tambun Utara

📝 Laporan Warga Teras Batas

🌱 Media Warga • Independen • Berimbang

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama