Kabupaten Bekasi - Wilayah Tarumajaya, kembali dilanda banjir parah. Hujan deras yang turun berjam-jam membuat air meluap dan menggenangi hampir seluruh kawasan mulai dari perkantoran pemerintah, pasar dan pertokoan, perumahan, rumah warga, hingga tempat ibadah.
Pantauan di lapangan menunjukkan genangan mencapai lutut hingga pinggang orang dewasa di sejumlah titik. Aktivitas pelayanan publik lumpuh. Beberapa kantor pemerintahan terpaksa menutup layanan karena air masuk ke ruang kerja dan arsip. Di kawasan permukiman, warga terlihat mengevakuasi diri menggunakan perahu darurat dan rakitan seadanya.
Di area perumahan dan rumah pribadi, air merendam ruang tamu hingga dapur. Perabotan dan alat elektronik tak sempat diselamatkan. Anak-anak dan lansia menjadi kelompok paling terdampak, sementara sebagian warga memilih bertahan di lantai dua atau atap rumah menunggu air surut.
Tak hanya itu, tempat ibadah ikut terendam. Halaman dan ruang salat tergenang, membuat kegiatan keagamaan terhenti. Warga setempat bergotong royong memindahkan karpet, kitab, dan perlengkapan ibadah ke tempat yang lebih tinggi agar tidak rusak.
Seorang warga menyebut banjir kali ini datang lebih cepat dari perkiraan. “Air naik mendadak, belum sempat angkat barang. Ini bukan cuma rumah, kantor dan masjid juga kebanjiran,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, air masih menggenang di sejumlah lokasi. Warga berharap penanganan darurat segera diperkuat mulai dari distribusi bantuan, evakuasi aman, hingga langkah jangka panjang pembenahan drainase dan tata kelola air agar bencana serupa tidak terus berulang.
— Teras Batas | Laporan Warga
